Planet BumiPlanet Bumi

Oleh: Gunawan - Update Terbaru: 11 September 2020
Artikel ini berisi tentang Planet Bumi - Ciri-ciri Karakteristik Planet Bumi
Planet Bumi
Gambar: Planet Bumi

Planet Bumi adalah planet terpadat yang berada di zona planet bagian dalam di Tata Surya. Bentuknya hampir bulat, tetapi agak sedikit pipih di bagian kutub dan menggembung di sekitar ekuator karena pergerakan rotasi. Bumi memiliki satelit alami yaitu Bulan sebagai satu-satunya satelit besar dari planet di Tata Surya.

Ciri-ciri Karakteristik Planet Bumi

Atmosfer

Planet Bumi adalah satu-satunya planet yang diketahui memiliki aktivitas geologis dan satu-satunya tempat di mana ada kehidupan. Atmosfer bumi sangat berbeda dari planet lain yang telah berubah-ubah oleh karena pengaruh keberadaan kehidupan dan mengandung sekitar 21% oksigen bebas. Titik permukaan terjauh dari pusat massa (inti bumi) adalah puncak gunung berapi Chimborazo di wilayah khatulistiwa di Ekuador.

Tekanan atmosfer di permukaan laut bumi rata-rata 101.325 kPa (14.696 psi), dengan ketinggian skala sekitar 8,5 km. Atmosfer terdiri dari sekitar 78,084% nitrogen, 20,946% oksigen, 0,934% argon, dan sejumlah kecil karbon dioksida dan molekul gas lainnya. Kadar uap air bervariasi antara 0,01% dan 4% tetapi rata-rata sekitar 1%.

Bentuk, Keliling, Luas, Volume, Suhu

Planet Bumi kira-kira berbentuk bola dengan diameter sekitar 12.756 km dan total luas permukaan bumi sekitar 510 juta km2. Dari luas tersebut, sekitar 70,8% berada di bawah permukaan laut dan tertutup oleh air laut. Di bawah permukaan laut terdapat sebagian besar landasan kontinen, palung samudera, sistem punggungan yang membentang di seluruh dunia. Sekitar 29,2% sisanya mencakup daratan dan memiliki medan yang sangat bervariasi dari satu tempat ke tempat lain dan terdiri dari pegunungan, gurun, dataran rendah, dataran tinggi, dan bentang alam lainnya.

Karakteristik Planet Bumi
Radius6.371 kmJari-jari rata-rata
Radius6.378 kmKhatulistiwa
Diameter12.756 kmRata-rata
Keliling40.075 kmKhatulistiwa
Luas510.072.000 km2Rata-rata
Volume1,0832×1012 km3Rata-rata (4 dibelakang koma)
Daratan148.940.000 km229,2%
Perairan361.132.000 km270,8%
Suhu Min.−89,2 °CThn 90an
Suhu Rata-rata15 °CThn 90an
Suhu Maks.56,7 °CThn 90an

Planet Bumi di Tata Surya

Planet Bumi adalah planet ketiga dari Matahari yang berada di Tata Surya kita dan satu-satunya objek astronomi yang diketahui memiliki kehidupan. Bumi terbentuk lebih dari kira-kira sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

Orbit

Planet Bumi mengorbit mengelilingi Matahari selama kira-kira 365,256 hari dalam satu orbit dengan kecepatan sekitar 29,78 km/detik, periode yang dikenal sebagai tahun Bumi. Selama waktu ini Bumi pun berputar pada porosnya dengan perkiraan kecepatan sekitar 1.674 km/jam dan sumbu rotasi bumi miring terhadap bidang orbitnya di Tata Surya, sehingga menghasilkan musim yang berbeda.

Susunan tata surya kita terdiri atas Matahari, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, puluhan bulan, jutaan asteroid, komet, meteoroid, dan materi lainnya. Sedangkan Tata Surya pun mengorbit pusat dari Galaksi dengan kecepatan sekitar 828.000 km/jam dan membutuhkan sekitar 230 juta tahun untuk menyelesaikan satu orbit mengelilingi pusat galaksi Bima Sakti.

Karakteristik Orbit Planet Bumi
Aphelion152.100.000 kmJarak Terjauh
Perihelion147.095.000 kmJarak Terdekat
Periode365,25 hari1x Orbit
Kecepatan Orbit29,78 km/detikRata-rata
SatelitBulanAlami

Ini menunjukan sesuatu yang menakjubkan dari alam semesta sejak awal diciptakan. Planet Bumi hanyalah bagian kecil dari teka-teki yang jauh lebih besar, namun demikian komposisi ataupun bagian dari planet bumi termasuk salah satu yang luar biasa.

Hal-hal tentang Planet Bumi:

Pegunungan

Pegunungan tidak hanya ada di daratan tetapi juga di lautan, bahkan sistem pegunungan di dasar laut merupakan yang terpanjang di planet bumi, dan termasuk gunung vulkanik.

Pegunungan di lautan adalah sistem gunung di dasar laut yang terbentuk dari lempeng tektonik. Terdiri dari berbagai macam gunung yang terkait seperti sebuah rantai, yang biasanya memiliki sebuah lembah.

Pegunungan di dasar laut umumnya terendam jauh di dalam lautan. Pegunungan di dasar laut yang terpanjang diperkirakan terbentang sekitar 65.000 km, beberapa kali lipat lebih panjang dari pegunungan Andes yang merupakan pegunungan terpanjang di daratan, dan total panjang sistem lembah lautan sekitar 80.000 km.

Aktivitas Gempa Bumi

Secara global, gempa bumi terjadi setiap hari dan diperkirakan terjadi sekitar 500.000 kali per tahun. Hanya sekitar seperlima dari gempa tersebut dapat dirasakan oleh manusia. Gempa bumi mikro dan gempa kecil, keduanya dapat berlangsung selama beberapa menit, terjadi pada tingkat sekitar 8.000 kali per hari.

Gempa mikro atau minor mungkin dapat dirasakan, tetapi dampaknya mungkin tidak terlihat dan biasanya tidak menyebabkan kerusakan, dan kebanyakan manusia mungkin tidak menyadari apa yang sedang terjadi.

Sedangkan gempa menengah sampai yang besar dengan kekuatan sekitar 5,0-8,9 pada skala Richter dapat menyebabkan kerusakan. Gempa Bumi seperti ini bisa terjadi hampir 1.000 kali per tahun. Namun gempa bumi yang kuat jarang terjadi dan Gempa bumi yang ekstrim adalah jenis paling langka.

Gempa Bumi Ekstrim biasanya terjadi setiap 20 tahun sekali atau lebih, dengan kekuatan sekitar 9,0-9,9 pada skala Richter. Belum pernah ada gempa di atas 10,0 pada skala Richter yang telah didokumentasikan, gempa ini bisa disebut mega-gempa.

Pusat inti Bumi

Inti bumi adalah pusat yang sangat panas dan bagian yang paling panas dari Planet Bumi. Inti Bumi bagian dalam sebagian besar diperkirakan mengandung besi yang sangat solid dengan ketebalan sekitar 1.200 km. Temperatur Inti Bumi sangat panas antara 5.000 – 7.000 derajat Celsius, menjadikannya sepanas permukaan matahari, walapun ini masih merupakan spekulatif berdasarkan seismologi.

Lautan

Meskipun air lautan meliputi sekitar 71 persen dari permukaan Bumi, tetapi hanya sekitar 5 persen saja yang telah dieksplorasi, sisanya sekitar 95% Lautan masih Misteri. Sinar matahari hanya bisa menembus sampai kedalaman sekitar 275 meter. Sebagian air laut gelap pada kedalaman 30 meter, sehingga ada begitu banyak area gelap yang belum dieksplorasi.

Pada titik laut terdalam, tekanan air laut setara dengan sekitar 50 pesawat jumbo jet yang ditumpuk-tumpuk di atas manusia. Namun bahkan di area ini masih ada kehidupan yang berkembang, jutaan spesies yang belum ditemukan.

Kutub Utara dan Selatan

Magnetik dari Kutub Utara dan Selatan bisa berbalik dan ini diperkirakan merupakan siklus alami. Jika ini terjadi maka putaran rotasi bumi menjadi terbalik. Ini diperkirakan telah terjadi berkali-kali di masa lalu, dan itu akan terjadi lagi di masa depan.

Batuan vulkanik mengungkapkan bahwa keadaan seperti ini terakhir terjadi sekitar 780.000 tahun yang lalu. Itu berarti kita memasuki fase berikutnya dalam siklus, walaupun kita tidak dapat memastikan kapan itu akan terjadi.

Ukuran Planet Bumi

Bukan rahasia bahwa bumi lebih kecil dari Matahari, namun sedemikian kecilnya sangatlah kontras. Bayangkan saja 109 kali dari Planet Bumi bisa muat di sepanjang diameter Matahari dan sekitar 13 juta kali lipat dari Planet Bumi bisa muat di dalam Matahari secara keseluruhan.

Di atas ukuran yang luar biasa, Matahari mengandung sekitar 333.000 kali massa Bumi dan terdiri dari sekitar 99,8 persen massa di tata surya. Dan Matahari merupakan bintang yang relatif kecil jika dibandingkan dengan Bintang-bintang Terbesar di Galaksi Bima Sakti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *