IC 1101: Galaksi Terbesar di Alam Semesta

By |Updated: November 10, 2016 1 Comment

Galaksi Terbesar di alam semesta telah dicoba diidentifikasi oleh para astronom dan apa yang mereka temukan adalah galaksi IC 1101. Paling besar yang pernah diamati, lebih dari 60 kali ukuran Galaksi Bima Sakti alias “Milkyway Galaxy”. Mereka percaya bahwa massanya yang luar biasa dapat ditemukan petunjuk atas pengelompokan materi di alam semesta atau ruang angkasa.

Galaksi Terbesar di Alam Semesta

IC 1101 adalah galaksi super raksasa, terbesar di alam semesta, berbentuk elips (disebut juga supergiant elliptical galaxy) terletak di pusat Gugusan Galaksi Abell 2029. Galaksi yang besar dan luas Ini jauhnya sekitar 1,07 miliar tahun cahaya di konstelasi Virgo dan diklasifikasikan sebagai kelas cD galaksi.

Galaksi IC 1101

Image: Galaksi IC 1101

Galaksi IC 1101 memiliki diameter yang sangat besar sekitar 6 juta tahun cahaya, yang membuatnya saat ini per tahun 2013 dikenal sebagai galaksi terbesar dalam hal luasnya. Pusat cluster atau gugusan besar berisi massa yang kebanyakan materi gelap dan meliputi sekitar 100 triliun bintang. Ini menjadikan besarnya lebih dari 50-60 kali ukuran Galaksi Bima Sakti dan 2000 kali lebih massive.

VIDEO Galaksi Terbesar IC 1101

Video: Galaksi IC 1101 terbesar di alam semesta

Galaksi terbesar ini ditemukan 19 Juni 1790 oleh William Herschel, meliputi lebih dari 100 triliun bintang menjadikannya obyek yang sangat terang di pusat sekelompok galaksi yang dikenal sebagai Abell 2029.

Jika berada di tempat galaksi kita berada, itu akan menelan Awan “Magellanic” (Large Magellanic Cloud), Galaksi Andromeda, dan Galaksi Triangulum. IC 1101, menjadi lebih besar ukurannya karena banyak bertabrakan/berpadu dengan galaksi yang jauh lebih kecil seukuran Bima Sakti dan Andromeda.

Para astronom mengatakan kepadatan, luminositas dan kelancaran galaksi terbesar di ruang angkasa itu mungkin petunjuk untuk pembentukannya dan sifat materi tak terlihat – materi gelap atau massa yang hilang – yang membuat sebagian dari alam semesta.

Jika teori kosmologi yang berlaku adalah benar, maka hampir 99 persen dari alam semesta belum teramati/belum diketahui karena materi tersebut tidak memancarkan radiasi sama sekali. Ini adalah massa yang hilang yang mungkin memberikan pengenalan gaya gravitasi untuk struktur skala besar, seperti galaksi, kelompok galaksi dan superkluster.

Para astronom juga mengatakan bahwa pemerataan bintang dan materi lain di galaksi dikenali merupakan struktur yang sangat tua. Itu mungkin dibuat pada waktu yang sama sebagai sisa gugusan atau Cluster dan mungkin kunci dalam pembentukannya.

Jika Gugusan Galaksi Abell 2029 merupakan contoh yang representatif dari ruang angkasa, hasil ini menunjukkan bahwa 70-90 persen dari massa ruang angkasa terdiri dari materi gelap dingin/partikel misterius yang tersisa dari ruang angkasa, awalnya padat yang berinteraksi satu sama lain sedangkan materi “normal” hanya melalui gravitasi. Materi gelap dingin mendapatkan namanya dari asumsi bahwa partikel materi gelap dingin bergerak perlahan-lahan ketika galaksi dan cluster galaksi mulai terbentuk. Sifat dari partikel-partikel ini masih belum diketahui.

Komentar pada: IC 1101: Galaksi Terbesar di Alam Semesta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *