7 Landasan Pesawat Terbang Paling Ekstrim Di Dunia

By |Updated: November 10, 2016 0 Comment

Suatu pengalaman paling mendebarkan jika menggunakan pesawat dan mendarat di beberapa landasan pesawat terbang paling ekstrim (extreme). Hal ini dilakukan sehubungan dengan kegiatan travelling yang merupakan salah satu aktifitas menarik, mendapatkan suasana dan pengalaman baru dengan pergi ke tempat-tempat indah dan menakjubkan.

Landasan Pesawat Terbang

Dibutuhkan keahlian khusus bagi seorang Pilot untuk menghadapi keadaan ini, sehingga membuatnya jadi lebih terbiasa. Menurut sebagian besar pilot, lepas landas dan mendarat adalah aspek yang paling penting dari penerbangan. Namun, beberapa kondisi lebih beresiko jika ditambah landasan pacu yang tidak biasa, memberikan sebuah tantangan bagi seorang Pilot.

Landasan Bandar Udara Pesawat Terbang Paling Ekstrim Di Dunia

Hal ini terjadi ketika bandar udara dibangun di tempat-tempat dengan keadaan geografis yang sulit untuk dihindari. Berikut ini beberapa Bandar Udara dengan landasan pesawat terbang yang paling ekstrim di dunia.

1. Bandar Udara Juancho E. Yrausquin/Saba, Pulau Saba

Juancho E. Yrausquin, saba

Image: Landasan Pacu Saba oleh Photocapy, Wikimedia / CC-BY

Juancho E. Yrausquin Airport terletak di kepulauan Karibia Belanda, bernama Saba. Landasan pacu yang memiliki panjang hanya sekitar 400 meter dan berakhir dengan penurunan tebing ke laut. Bukit yang tinggi juga mengapit salah satu sisi landasan. Hal ini sangat berbahaya dan telah resmi dinyatakan ditutup untuk lalu lintas, meskipun Otoritas Penerbangan Sipil Antilla Belanda memberikan beberapa pengecualian sebagai keringanan.

2. Gustaf III Airport, Saint Barthelemy

Gustaf III Airport

Image: Landasan Pesawat Terbang Gustaff, Youtube

Gustaf III Airport juga dikenal sebagai Saint Barthelemy Airport atau St Jean Airport, Bandar udara ini terletak di kepulauan Karibia Saint Barthelemy yang dikelola oleh Perancis. Bandara ini memiliki landasan terbang pendek dan biasanya menampung hanya pesawat kecil kurang dari 20 penumpang.

Landasan pacu terletak di dasar lereng yang berakhir di pantai. Pilot benar-benar harus berhati-hati selama pendekatan karena lalu lintas dekat puncak bukit. Pesawat yang lepas landas harus melakukannya dengan tepat di atas kepala orang-orang yang berjemur di pantai.

3. Landasan Terbang Es / Ice Runway, Antarctica (Antartika)

Ice Runway dimiliki oleh Amerika Serikat dan merupakan landasan utama untuk program Antartika antar negara selama musim panas. Ada beberapa landasan pacu lain di daerah itu, yaitu Williams Field dan Pegasus Field.

Pilot mengatakan bahwa permukaan stabil saat mendarat, namun kemungkinan hal ekstrim bisa terjadi ketika pesawat datang untuk mendarat seperti dapat tenggelam dalam es, meskipun dalam ukuran inci.

Karena rendahnya koefisien gesekan dengan es yang licin, pesawat cenderung diperlambat dengan daya dorong sebaliknya, sebagai cara lain untuk pengereman roda, sehingga landasan pacu dibuat beberapa mil panjangnya.

4. Bandar Udara Courchevel, Perancis

Courchevel, Perancis

Image: Landasan Pacu Courchevel oleh MartinPUTZ, Wikimedia / CC-BY

Courchevel Airport adalah bandara yang melayani daerah ski di Pegunungan Alpen Perancis. Landasan pacu tidak memiliki instrumen prosedur pendekatan, sehingga membuat pendaratan dalam kabut dan awan rendah hampir mustahil.

Bandara ini dianggap ekstrim, karena memiliki pendekatan yang sulit, landasan pacu singkat, hanya sekitar 525 meter, dan daerah yang berdekatan dengan lokasi ski, hanya melayani pesawat kecil dan helikopter. Lapangan udara itu sendiri berada di ketinggian sekitar 6.588 meter.

5. Tenzing Hillary Airport, Nepal

Tenzing Hillary Airport

Image: Landasan Pacu Tenzing Hillary oleh Jeremy Broomfield, Wikimedia / CC-BY

Tenzing Hillary Airport juga dikenal sebagai Lukla Airport. Landasan ini terletak di tempat di mana pendaki mulai mendaki mereka ke base camp di Gunung Everest. Daearah ini terkadang dilanda oleh angin kencang dan awan, membuat visibilitas tak terduga.

Landasan terbang ini hanya sekitar 460 meter dan hanya bisa menampung pesawat kecil serta helikopter. Ada penerbangan harian antara Lukla dan Kathmandu pada siang hari dalam cuaca yang baik. Meskipun jarak terbang pendek, hujan biasanya terjadi di Lukla dan matahari bersinar terang di Kathmandu.

6. Bandar Udara Internasional Gibraltar, Gibraltar

Bandara Internasional Gibraltar adalah bandara sipil di wilayah Inggris, Gibraltar. Landasan pacu bandara bersimpangan dengan jalan raya utama Winston Churchill Avenue menuju perbatasan dengan Spanyol. Oleh karena itu, lalu lintas jalan raya harus dihentikan setiap kali pesawat mendarat atau berangkat. Terminal ini memiliki pemandangan Rock of Gibraltar di latar belakangnya. Bandara juga banyak digunakan oleh orang-orang pergi dan datang dari daerah terdekat di Spanyol.

7. Bandar Udara Internasional Princess Juliana

Princess Juliana International Airport juga dikenal sebagai Bandar Udara Internasional Sint Maarten dari pulau Saint Martin bagian daerah Belanda. Tempat ini dinamai Juliana dari Belanda, mahkota putri yang mendarat di sini pada tahun 1944, tahun setelah bandara dibuka.

Bandara ini paling dikenal karena flyover / ketinggian pendekatan pendaratan sangat rendah, dimana salah satu ujung landasan pacu sangat dekat dengan pantai, Maho Beach.Pendekatan yang mendebarkan dan kemudahan akses untuk mengambil gambar spektakuler, membuat bandara ini menjadi salah satu tempat favorit dunia di antara lalu lintas pesawat. Meskipun terkenal dengan kesulitannya dalam pendekatan, tidak ada catatan insiden besar di bandara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *